Kelaparan Melanda Dunia, Jokowi: Bersyukur, Orang RI Masih Bisa ke Restoran

Presiden Jokowi. (Antara)

Editor: Reza P - Kamis, 29 September 2022 | 12:15 WIB

Sariagri - Presiden Jokowi mengatakan bahwa perekonomian dunia kini semakin melemah. Tidak hanya sedang menghadapi krisis energi dan finansial, dunia kini krisis pangan.

Ia mengungkapkan bahwa ancaman krisis pangan kian parah. Menurut data yang Ia paparkan, akibat krisis pangan yang terjadi sebanyak 345 juta orang di 28 negara dunia menderita kekurangan pangan akut.

"Krisis ini berimbas ke semua negara," ungkap Jokowi saat berbicara di UOB Economic Outlook 2022, Kamis (29/9).

Presiden Jokowi memaparkan sebanyak 19.700 orang meninggal setiap hari karena kelaparan.

Namun Presiden Jokowi bersyukur jika krisis yang melanda dunia tidak merembet ke Indonesia. Situasi Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan negara-negara yang sedang terdampak dari krisis pangan.

"Alhamdulillah kita masih cukup untuk makan setiap hari, dan di Agustus lalu mendapatkan pengakuan dari International Rice Research Institute sejak 2019, swasembada beras dan sistem ketahanan pangan kita dinilai baik," jelasnya.

Baca Juga: Kelaparan Melanda Dunia, Jokowi: Bersyukur, Orang RI Masih Bisa ke Restoran
Jokowi: 60 Negara Diprediksi Ambruk Ekonominya

"Terbukti, bapak ibu masih bisa ke restoran setiap hari," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga menekankan bahwa momentum ini harus terus dijaga agar Indonesia bisa aman stok pangan. Ia berharap ke depan program food estate akan bisa membantu ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat di Indonesia.

"Ini harus kita jaga, syukur-syukur kita bisa kelebihan produksi yang banyak dan kita ingin bangun food estate, supaya ada kelebihan produksi untuk jaga ketahanan pangan," katanya.

Video Terkait