Kaya Protein, Begini Cara Membuat Yoghurt dari Kedelai

Ilustrasi yoghurt kedelai (Youtube: Endah Rosriani)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Jumat, 30 September 2022 | 22:00 WIB

Sariagri - Umumnya, yoghurt dibuat dari susu sapi yang difermentasikan. Namun ternyata, yoghurt juga ada yang dibuat dari kacang kedelai. Memang terdengar aneh, karena biasanya kedelai diolah menjadi tempe, tahu dan susu.

Meski begitu, yoghurt dari kedelai ini juga tak kalah baik dan menyehatkan pencernaan. Cara membuatnya pun sangat mudah. Di bawah ini adalah cara membuat yoghurt dari kacang kedelai, yang bisa Sobat Agri lakukan sendiri di rumah.

Berikut cara membuat yoghurt kedelai


  • Cuci kacang kedelai yang akan digunakan hingga tak ada kotoran yang menempel.
  • Rendam kedelai di dalam air bersih selama semalaman, agar kulit arinya mudah dikupas.
  • Lalu haluskan kedelai secara manual sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit, dengan perbandingan kedelai dan air adalah 1:9.
  • Jika sudah halus merata, rebus campuran kedelai dan air tadi.
  • Jangan lupa tambahkan 15 sendok makan gula pasir dan 8 ikat daun pandan.
  • Pemberian gula dan daun pandan berfungsi mengubah cita rasa menjadi lebih manis dan memberikan aroma harum.
  • Ketika sari kedelai sudah matang, diamkan terlebih dahulu hingga dingin.
  • Lalu, tambahkan starter yoghurt berupa starter Lactobacillus bulgaricus dan Stretococcus thermophilus.
  • Agar lebih kaya rasa, yoghurt juga bisa ditambahkan ekstrak buah-buahan asli (bukan perisa sintesis)
  • Produk yoghurt dari kacang kedelai bisa tahan selama 90 hari di dalam lemari pendingin.

Perlu diingat, pada susu, pemberian starter akan berkembang biak dengan memakan laktosa. Sedangkan pada susu kedelai tidak mengandung laktosa, sehingga Sobat Agri perlu menambahkan gula atau sukrosa sebagai penggantinya, dengan menggunakan gula singkong atau gula tebu.

Gula ini berperan untuk memicu terbentuknya ragi sehingga yoghurt akan memunculkan soda. Namun sebenarnya, pembuatan yoghurt kedelai juga bisa tanpa menambahkan gula sehingga tidak ada soda yang terbentuk. Namun, rasanya akan menjadi kurang nikmat.

Selain gula, kamu juga harus memberikan antiragi sebelum inokulasi, agar yoghurt tidak mengembang. Pasalnya, yoghurt yang mengembang akan menghasilkan penampakan yang tidak menarik.

Karena bahan utamanya berbeda, maka rasa yoghurt yang dibuat dari kedelai murni akan berbeda dengan yoghurt dari susu sapi pada umumnya. Ada ada rasa khas kedelai dan aroma langu yang disebabkan oleh kulit ari yang masih menempel.

Baca Juga: Kaya Protein, Begini Cara Membuat Yoghurt dari Kedelai
Demi Perkuat Ketahanan Pangan, Cina Rela Batasi Penggunaan Kedelai

Untuk membuat yoghurt bertekstur padat, kamu juga bisa menggunakan sedikit air saat membuat sari kedelai. Jika perbandingan 1:9 akan menghasilkan cairan bening whey yang cukup banyak, maka untuk mendapatkan tekstur yang lebih padat, kamu cukup menggunakan perbandingan 1:4.

Namun, tidak hanya soal perbandingan jumlah air dan kacang kedelai yang digunakan, tetapi sterilisasi dan proses memasak juga harus diperhatikan agar membuat yoghurt bertahan lebih lama.

Video Terkait