Jangan Anggap Remeh Harga Beras Naik, Efeknya ke Tingkat Kemiskinan di Desa

Dok.stok beras di Bulog Bangka (Antara/Aprionis)

Editor: Yoyok - Rabu, 14 September 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai kenaikan harga beras tidak bisa dianggap remeh karena paling mempengaruhi garis kemiskinan. 

"Beras itu terhadap kemiskinan berpengaruh hingga 23 persen di desa dan 19 persen di kota," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi 2022, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya, setelah beras, kenaikan harga komoditas yang berpengaruh pada angka kemiskinan adalah rokok. Pengaruhnya hampir 11 hingga 12 persen. Kemudian komoditas pangan, yaitu telur ayam, gula pasir, dan daging ayam.

Oleh karena itu, Airlangga berharap data detail soal komoditas tersebut dikuasai oleh pemerintah kabupaten maupun kota. "Sehingga dapat memahami faktor pengendalian yang bisa mengakibatkan pada peningkatan angka kemiskinan," ucapnya. 

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga rata-rata beras hari ini naik Rp100 per kilogram atau sekitar 0,85 persen untuk kualitas medium II. Harganya kini mencapai Rp11.900. Sedangkan untuk beras kualitas super II, harganya naik sebesar 0,78 persen atau sebanyak Rp100 per kilogram. 

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan harga beras saat ini mengalami sedikit kenaikan. Meski begitu, kenaikan harga beras tetap harus diwaspadai karena sangat mempengaruhi tingkat inflasi. 

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Harga Beras Naik, Efeknya ke Tingkat Kemiskinan di Desa
Inflasi di Negara-negara Asia, Indonesia Berada di Posisi ke-16

"Walaupun beras naik 100 perak berbahaya," ujarnya. 

Kenaikan harga beras langsung berdampak pada inflasi sebanyak lebih dari 3,3 persen. Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk segera melakukan operasi pasar. 

Presiden Joko Widodo juga sudah meminta dan mengarahkan para walikota dan gubernur untuk peka dan mengecek harga pangan, termasuk harga beras di daerahnya masing-masing.

Video Terkait