Menko Ingatkan untuk Bersiap Inflasi Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Antara)

Editor: Yoyok - Rabu, 14 September 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk bersiap menghadapi potensi inflasi yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal 3 2022.

“Kita harus siap inflasi kita nanti akan sedikit lebih tinggi daripada angka pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu yang bisa kita kontrol, harus kita kontrol, yaitu administered price dan pangan terutama kerjasama antarpangan di daerah,” kata Menko Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022, Rabu (14/9/2022).

Menko Airlangga menuturkan dalam empat bulan ini hingga 2022 berakhir, Indonesia akan menghadapi target-target inflasi yang secara nasional untuk pangan di bawah 5 persen. Hal tersebut lantaran sundulan inflasi dari sektor energi itu bisa berkisar 1,6-2 persen.

Baca Juga: Menko Ingatkan untuk Bersiap Inflasi Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Ekonomi
Kepala Daerah Mesti Monitor Inflasi seperti Covid, Terutama di Pasar

Kenaikan harga BBM membuat pemerintah menaikkan besaran subsidi. Contohnya kebutuhan subsidi Pertalite yang awalnya dipatok di 23 juta kiloliter itu sudah naik ke 29 juta kiloliter. Demikian juga kebutuhan solar yang 15 juta kiloliter menjadi 17 juta kiloliter. Akibatnya subsidi yang dipatok Rp502 triliun meningkat ke Rp698 triliun.

“Kalau kita tekan ini turunnya juga tidak terlalu banyak, kadang kita menurunkan di 3 bulan terakhir, sehingga tentu ini menjadi tantangan bagi pemerintah,” ujar Airlangga.