Benarkah Konsumsi Telur Efektif Turunkan Berat Badan? Begini Kata Ahli

Ilustrasi sarapan telur (Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Rabu, 14 September 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Telur merupakan salah satu panganan yang kaya nutrisi. Bahkan makanan ini banyak disarankan bagi yang sedang menjalankan program diet.

Pasalnya mengonsumsi telur secara rutin dianggap dapat membantu menurunkan berat badan. Sebenarnya apa benar pernyataan di atas? Simak kelebihan dan kekurangan telur ini.

Kelebihan diet telur

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, telur memang merupakan makanan yang baik dikonsumsi terutama bagi yang ingin menurunkan berat badan. Hal ini juga didukung dari kandungan nutrisinya yang ada di dalamnya.

Beberapa di antaranya karena mengantung protein yang tinggi yang membuat rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk ngemil dapat ditekan. Selain itu ada juga kandungan karbohidrat yang mampu memberikan energi untuk tubuh, serta kaya akan kalsium.

Hal ini ternyata juga disepakati oleh para ahli. Sejumlah ahli kesehatan mengatakan diet telur akan membantu proses penurunan berat badan secara sehat. Meski tinggi protein, namun diet ini dianggap rendah kalori dan rendah karbohidrat.

Menerapkan diet yang juga dikenal dengan nama fad diet ini, mengharuskan seseorang untuk mengonsumsi setidaknya 6 butir telur setiap harinya.

Selain manfaatnya, kelebihan dari diet telur lainnya yakni bisa dikonsumsi kapan pun dan di manapun. Apalagi untuk mendapatkannya sangat mudah dan harganya pun amat terjangkau jika dibandingkan dengan daging ayam.

Kamu juga tidak repot dalam memasaknya, karena telur bisa diolah dengan cara direbus, dijadikan omelet, dan berbagai olahan lainnya.

Baca Juga: Benarkah Konsumsi Telur Efektif Turunkan Berat Badan? Begini Kata Ahli
Diet Sehat Ternyata Bisa Bantu Pria Muda Melawan Depresi

Kekurangan diet telur

Setelah mengetahui kelebihan dari diet telur, perlu juga dipahami bahwa diet ini juga memiliki kekurangannya. Meski dinilai efektif untuk menurunkan berat badan, namun orang yang menerapkan pola diet ini, berat badannya akan turun dalam jangka waktu yang singka, kecuali, jika mereka melakukan diet ini secara rutin.

Hal ini dikarenakan diet ini akan bekerja sedemikian rupa sehingga ketika seseorang yang defisit kalori, maka secara otomatis mereka akan kehilangan berat badan. Namun jika seseorang tersebut menghentikan diet ini, ada kemungkinan besar berat badannya pun akan kembali seperti semula.

Video Terkait