Fakta dan Mitos Menarik Seputar Teh, Para Pecintanya Wajib Tahu!

Ilustrasi minum teh. (Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Jumat, 16 September 2022 | 07:00 WIB

Sariagri - Teh adalah salah satu minuman hernal yang banyak dikonsumsi. Selain nikmat, minuman yang satu ini juga mengandung banyak manfaat untuk tubuh.

Namun sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui serba serbi tentang minuman yang satu ini. Khususnya soal kebenaran mengenai fakta dan mitos yang beredar di masyarakat.

Fakta dan mitos seputar teh

Guna mengungkapkan fakta dan mitos tentang teh, para ahli gizi dan peneliti bersama-sama meneliti kebenaran dari info-info yang beredar. Melansir Tea Floor, berikut fakta dan mitos tentang minum teh yang perlu diketahui .

1. Tidak boleh bersamaan ketika minum teh dan vitamin

Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan, dalam beberapa kondisi, faktanya teh termemang tidak disarankan untuk dikonsumsi secara bersamaan dengan vitamin.

Hal ini bertujuan agar mencegah kegagalan penyerapan vitamin pada tubuh jika dikonsumsi bersamaan dengan teh. Apalagi jika mengonsumsi teh bersamaan dengan suplemen zat besi, justru akan membuat zat besi akan terhambat untuk diserap tubuh.

2. Teh tanpa bahan tambahan lebih sehat

Ada yang mengatakan bahwa teh tanpa bahan tambahan lebih sehat dianggap lebih sehat dibandingnya dengan bahan tambahan. Hal ini ternyata tidaklah benar.

Faktanya penambahan bahan tertentu, seperti misalnya perasan jeruk lemon atau buah-buahan asam, justru akan melengkapi nutrisi yang terkandung dalam teh. Kandungan flavonoid ini bermanfaat untuk membantu menambah konsentrasi otak menjadi lebih tajam.

3. Wanita hamil dilarang minum teh

Beberapa pernyataan yang beredar juga menyebutkan jika wanita hamil dilarang minum teh. Sebenarnya hal ini ada benarnya, karena wanita hamil memang tidak disarankan untuk mengonsumsi teh terlalu sering.

Hal ini karena kadar kafein pada beberapa jenis teh seperti teh hitam dan teh hijau, dinilai kurang aman karena dapat berdampak pada janin.

4. Teh herbal lebih sehat

Beberapa jenis teh herbal seperti berjenis camellia sinensis yaitu teh oolong, teh hitam, teh putih hingga teh hijau dianggap lebih sehat. Namun sebenarnya semua teh ini berasal dari tumbuhan yang sama.

Beberapa hal membedakan hanya komponen dari keduanya yang terletak pada jenis tumbuhannya saja. Sementara untuk kadar vitamin, nutrisi dan mineralnya semua jenis teh memiliki kandungan yang sama baiknya.

5. Teh bisa memicu alergi

Mengonsumsi teh memang bisa memicu alergi bagi sebagian orang yang sensitif atau memiliki alergi bawaan. Namun bukan teh yang diseduh dari daun teh seperti teh hijau atau teh hitam.

Adapun teh yang dapat memicu alergi yakni bunga seperti chamomile dan sebagainya yang dijadikan sebagai seduhan seperti minuman teh pada umumnya.

Baca Juga: Fakta dan Mitos Menarik Seputar Teh, Para Pecintanya Wajib Tahu!
Pola Makan Sehat Mendiang Ratu Elizabeth II yang Bikin Panjang Umur

6. Mengatasi sakit tenggorokan

Faktanya, minum teh hangat ternyata memang baik untuk mengatasi sakit tenggorokan dan batuk. Dalam beberapa jenis teh diketahui mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi, yang mampu meredakan gejala sakit terutama pada tenggorokan.

7. Tidak memiliki masa kedaluwarsa

Sebagian masyarakat menganggao bahwa teh tidak memiliki masa kedaluwarsa, Padahal sebenarnya adalah teh dengan kandungan yang masih optimal hanya bertahan hingga enam bulan saja.

Sehingga jika teh disimpan lebih dari enam bulan maka kandungan katekin di dalamnya akan berkurang hingga 32%.

Video Terkait