Mengenal Garut, Tanaman Pangan Lokal yang Kaya Manfaat

Ilustrasi umbi tanaman garut (Istimewa)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Rabu, 14 September 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Semakin maraknya gaya dan pola makan yang modern, membuat nama garut kini nyaris terlupakan. Pada dasarnya garut atau nama ilmiahnya Maranta arundinaceae merupakan salah satu jenis tanaman lokal khas Indonesia. 

Bahkan tidak banyak orang yang mengetahui akan manfaat tanaman yang satu ini. Sejak dahulu kala, garut kerap dikonsumsi sebagai bahan pangan makanan pokok sehari-hari, pengganti beras dan gandum.

Hal ini didukung dari kandungan nutrisi di dalamnya, yang tidak kalah baik dibandingkan jenis panganan lainnya. Misalnya saja jika dibandingkan tepung terigu dan beras giling, kandungan karbohidrat dan zat besi pada tepung garut jumlahnya lebih tinggi.

Selain itu kandungan lemaknya juga berada posisi terendah dibanding terigu dan beras. Sementara untuk kalori dari tepung garut jumlahnya hampir sama dengan beras dan terigu. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya garut merupakan tanaman yang memang layak dikonsumsi.

Spesifikasi tanaman garut

Garut adalah tanaman yang memiliki akar serabut. Rhizomanya mula-mula tampak berupa batang yang merayap, lalu menembus ke dalam tanah, dan membengkak menjadi suatu organ berdaging.

Tanaman ini memang memiliki rhizoma yang sangat khas, dengan bentuk melengkung seperti busur panah, berwarna putih, berdaging, dan terbungkus sisik-sisik yang saling menutupi.

Ukuran tanaman garut memiliki panjang sekitar 20-40 cm dengan diameter 2-5 cm. Jika diperhatikan dengan seksama, umbi garut memiliki karakteristik yang jika dipilahkan dapat menjadi dua jenis yakni garut banana dan garut creole.

Baca Juga: Mengenal Garut, Tanaman Pangan Lokal yang Kaya Manfaat
Mengenal Hanjeli, Tanaman yang Berpotensi Jadi Bahan Pangan dan Pengobatan

Garut banana adalah jenis garut yang memiliki rhizoma berukuran pendek, gemuk, dan tumbuhnya menjalar di permukaan tanah. Kebalikan dengan garut banana, garut creole, justru memiliki rhizoma berukuran panjang, kurus, dan tumbuhnya mampu menembus ke dalam tanah.

Manfaat tanaman garut

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. tanaman garut memberikan manfaat sebagai bahan pangan alternatif.

Namun tidak hanya itu saja, ternyata umbi tanaman ini juga memiliki banyak kegunaan lain, diantaranya:

  • Digunakan sebagai tanaman penghias, karena keindahan daunnya.
  • Umbi garut dapat diolah dengan cara direbus, dikukus dan juga bisa langsung dimakan.
  • Umbi garut mengandung tepung pati yang sangat halus dan mudah dicerna, sehingga banyak digunakan sebagai bahan makanan bayi dan orang-orang sakit.
  • Umbi garut juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang mampu sembuhkan mencret, eksem, melancarkan air susu ibu (ASI), dan menurunkan suhu badan.
  • Umbi garut bahkan juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan kosmetika, lem, dan minuman beralkohol.
  • Air perasan umbi ini juga sejak dulu digunakan sebagai penawar racun lebah, racun ular, dan obat luka.
  • Tepung garut bisa diolah menjadi berbagai makanan tradisional yang enak seperti: keripik, cake pisang, gabes udang, kue lapis, kue semprit, cendol, siomay, kue kacang, kue putri salju, ongol-ongol, dan sebagainya.

Video Terkait