Putin Janji Kirim Pasokan Biji-bijian ke Negara Rawan Pangan

Ilustrasi ladang gandum. (Foto: Unsplash)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Minggu, 11 September 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Presiden Vladimir Putin menyatakan Rusia akan mengekspor 30 juta ton biji-bijian pada akhir tahun. Nantinya pasokan biji-bijian akan diprioritaskan ke negara-negara kurang mampu dan rawan pangan.

“Kami percaya adalah tepat untuk meningkatkan pengiriman ke negara-negara termiskin. Total hingga akhir tahun ini kami akan memasok sekitar 30 juta ton biji-bijian dan siap untuk meningkatkan volume menjadi 50 juta ton atau lebih karena panen tahun ini bagus," kata Putin dalam pertemuan Dewan Keamanan, dikutip dari Russia Today.

Tak hanya biji- bijian, Moskow juga berencana memasok pupuk ke negara miskin secara gratis. "Produsen kami, jika saya ingat dengan benar, kami berbicara tentang pupuk kalium siap mengirimkannya secara gratis ke negara-negara berkembang yang sangat membutuhkannya,” ujar Putin.

Dia meminta Kementerian Luar Negeri Rusia untuk mengerjakan rencana tersebut. Putin juga menyinggung kesepakatan biji-bijian yang ditengahi PBB dengan Ukraina.

Dia mengulangi tuduhannya bahwa barang-barang tersebut sebagian besar diekspor ke Uni Eropa ketimbang ke negara-negara berkembang di Afrika yang paling membutuhkan makanan.

Baca Juga: Putin Janji Kirim Pasokan Biji-bijian ke Negara Rawan Pangan
Mengenal Perbedaan Nutrisi Sorgum, Gandum dan Hanjeli

“Dari 87 kapal yang meninggalkan pelabuhan Ukraina dengan gandum, 32 tetap berada di Turki. Dan saya pikir ini benar-benar alami, karena Turki, negara tuan rumah dari seluruh proses ini, tentu memiliki hak untuk melakukan itu,” kata Putin.

"Sebanyak 30 kapal lainnya dikirim ke negara-negara Uni Eropa sementara hanya dua kapal yang dikirim ke negara-negara termiskin untuk program pangan PBB yaitu ke Yaman dan Djibouti," tambahnya.

Video Terkait