Imbas BBM Mahal, Harga Daging Ayam dan Cabai Ikut Melesat

Ilustrasi cabai merah di pasar. (Sariagri/Arief L)

Editor: Dera - Jumat, 9 September 2022 | 10:30 WIB

Sariagri - Pasca pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), sejumlah harga pangan di pasar tradisional di wilayah Jawa Timur mulai merangkak naik.

Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga berkisar Rp4.000-Rp25.000 per kilogram (kg). Salah satunya, terpantau di Pasar Tradisional 17 Agustus di Jalan Raya Gerbang Kelurahan Bugih, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.  

Masruroh,  salah satu pedagang di pasar tersebut mengatakan, harga cabai merah naik menjadi Rp55.000/kg  dari sebelumnya berkisar Rp42.000/kg.

“Harga kentang juga naik, dari sebelumnya Rp12.000/kg menjadi Rp16.000/kg, bawang putih biasa saya jual Rp16.000 naik sekarang Rp20.000, bawang merah juga ikut naik dari harga Rp20.000 menjadi Rp35.000 per kilogram,” beber Masruroh kepada Sariagri, Jumat (9/9/2022).

Harga Daging Ayam Meroket

Kenaikan harga kebutuhan pokok juga dijumpai di Pasar Tanjung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Pedagang mmebeberkan kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai merah besar yang mencapai Rp60.000/kg dari sebelumnya dijual Rp35.000/kg.

“Kenaikan harga ini imbas dari naiknya harga BBM. Selain cabai merah besar, harga bumbu dapur dan sayur mayur seperti cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih hingga tomat juga ikut naik antara Rp5.000 sampai dengan Rp10.000 per kilogram,” terang Katiyem, salah satu pedagang di Pasar Tanjung.

Kenaikan juga terjadi pada harga daging ayam, di mana sebelumnya Rp26.000/kg menjadi Rp32.000/kg.  Meski pasokan ayam potong cukup banyak, harganya trus naik setiap hari mencapai Rp2.000/kg.

“Harga daging ayam ini terus naik dari sejak BBM diumumkan naik. Naiknya tiap dua hari sekali hampir Rp2.000/kg. Sekarang sudah mencapai Rp32.000/kg dari awalnya pekan lalu Rp26.000/kg. Enggak tau lagi besok bakal naik atau tidak,” ujar pedagang daging ayam, Devi Kusmawati.

Harga Cabai MelesatTajam

Dampak kenaikan harga BBM juga menjadi pemicu naiknya harga kebutuhan pokok di Pasar sSayur, Sukowinangun, Magetan, Jawa Timur. 

Pedagang mengatakan, kenaikan harga sayur mayur saat ini mencapai 30-50 persen dibandingkan sebelum harga BBM naik.

“Di pasar ini, kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah mencapai 50 persen, dari awalnya dijual seharga Rp40.000/kg kini naik menjadi Rp60.000/kg,” beber pedagang cabai dan sayuran, Sutrisno.

Selain itu, imbuhnya, harga cabai keriting juga ikutan naik sekitar Rp25.000 dari semula Rp45.000/kg menjadi Rp70.000/kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada kentang dan bawang merah. Harga kentang yang tadinya dijual seharga Rp10.000 menjadi Rp14.000/kg. Sedangkan bawang merah yang tadinya dijual seharga Rp22.000/kg sekarang menjadi Rp26.000/kg.

“Itu sejumlah kebutuhan pokok yang naik cukup tinggi. Sedangkan sayuran lainnya seperti tomat, wortel, sawi dan kubis naiknya hanya sekitar Rp1.000 hingga Rp4.000 per kilo. Alhamdulillah, meski harga naik, penjualan masih tetap stabil dan belum ada penurunan. Perkiraan, harga-harga ini belum stabil dan akan terus naik hingga beberapa hari kedepan,” tandasnya.

Video Terkait



Baca Juga: Imbas BBM Mahal, Harga Daging Ayam dan Cabai Ikut Melesat
Kenaikan Harga Cabai Picu Inflasi Februari 2021