Selain Kaya Protein, Konsumsi Telur Tebukti Tingkatkan Kesehatan Jantung

Ilustrasi telur. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Dera - Minggu, 18 September 2022 | 23:00 WIB

Sariagri - Menikmati telur setiap hari ternyata membawa keuntungan tersendiri untuk tubuh khususnya jantung.

Telur termasuk makanan yang dinikmati setiap hari. Selain mudah didapat, telur juga mudah diolah. Melansir Food NDTV, manfaat telur untuk jantung telah diterbitkan dalam jurnal eLife, para ilmuwan dari Cina.

Studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Heart menunjukkan bahwa orang yang makan telur setap hari memiliki risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah daripada orang yang lebih jarang memakannya.

Penelitian dilakukan dengan memiliki 4.788 orang dari Cina dengan rincian 3401 di antaranya memiliki penyakit kardiovaskular dan 1.377 tidak berpenyakit.

Para peneliti mengukur 225 metabolit dalam sampel plasma dan dikumpulkan dari darah individu menggunakan teknik resonansi magnetik nuklir yang ditargetkan. Mereka menemukan 24 metabolit yang terkait dengan tingkat asupan telur yang dilaporkan sediri di antara metabolit tersebut.

Temuan itu mengungkapkan orang yang makan telur dalam jumlah sedang memiliki jumlah apolipoprotein A1 lebih signifikan dalam darah.

"Orang-orang ini memiliki konsentrasi molekul HDL (high density lipoprotein) besar yang lebih tinggi dalam darah mereka yang membantu menghilangkan kolesterol dari pembuluh darah dan mencegah penyumbatan yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke," tuturnya.

Selain itu, para peneliti menemukan 14 metabolit yang terkait dengan penyakit jantung. Dibandingkan dengan mereka yang makan telur lebih sering, mereka yang makan lebih sedikit telur memiliki tingkat metabolit baik yang lebih rendah dan jumlah racun yang lebih tinggi dalam darah mereka.

"Bersama-sama, hasil kami memberikan penjelasan potensial tentang bagaimana makan telur dalam jumlah sedang dapat membantu melindungi terhadap penyakit jantung," kata penulis Canqing Yu, Associate Professor di Departemen Epidemiologi dan Biostatistik, Universitas Peking kepada ANI.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi peran kausal yang dimainkan metabolit lipid dalam hubungan antara konsumsi telur dan risiko penyakit kardiovaskular," tambahnya.

Baca Juga: Selain Kaya Protein, Konsumsi Telur Tebukti Tingkatkan Kesehatan Jantung
Dear Bunda, Ini Gejala Umum Bayi Alami Alergi Telur yang Jarang Disadari

Lang Pan, MSc di Departemen Epidemiologi dan Biostatistik, Universitas Peking, Beijing, Cina, mengatakan kepada ANI, "Beberapa penelitian telah melihat peran metabolisme kolesterol plasma dalam hubungan antara konsumsi telur dan risiko penyakit kardiovaskular, jadi kami ingin membantu mengatasi kesenjangan ini,"

“Pedoman kesehatan saat ini di Cina menyarankan makan satu telur sehari, tetapi data menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata lebih rendah dari ini. Pekerjaan kami menyoroti perlunya lebih banyak strategi untuk mendorong konsumsi telur moderat di antara populasi, untuk membantu menurunkan risiko kardiovaskular secara keseluruhan. penyakit,” pungkasnya kepada ANI.

Video Terkait