7 Jenis Kerang Indonesia yang Punya Cita Rasa Lezat, Sudah Coba?

Ilustrasi Olahan Kerang (Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:15 WIB

Sariagri - Kerang adalah salah satu olahan seafood yang memiliki banyak penggemar. Banyak sekali jenis olahan seafood yang bisa dinikmati dengan bahan baku kerang dan tentunya memiliki cita rasa yang bisa membuat lidah kita bergoyang.

Selain itu, ragam manfaat yang bisa kita dapat dari mengonsumsi kerang, perlu diketahui sebelumnya, jika kerang banyak sekali mengandung senyawa baik seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, zinc, vitamin A, vitamin B12 dan vitamin E.

Membahas soal kerang, di Indonesia sendiri banyak sekali jenis kerang yang bisa diolah. Menariknya, setiap jenis kerang ini memiliki rasa, tekstur dan kenikmatan tersendiri bagi pecinta makanan laut.

Akan tetapi, ada juga beberapa jenis kerang yang masuk kategori beracun dan tidak boleh sampai dikonsumsi. Untuk menghindarinya berikut ini jenis kerang yang enak, aman, kaya nutrisi, dan bisa kita konsumsi.

Kerang dara

Tidak hanya di Indonesia, jenis kerang ini cukup mudah ditemui pada menu masakan khas Asia Timur dan Asia Tenggara lainnya. Kerang dara sudah dikenal dengan rasanya yang cocok dikreasikan dengan berbagai olahan.

Bahkan, ada loh yang hanya mengolahnya dengan cara direbus saja. Selain rasanya yang enak, kerang dara juga tinggi, protein, lemak, dan glikogen yang baik bagi tubuh.

Kerang tiram

Jenis kerang satu ini punya penggemarnya tersendiri. Ciri dari kerang tiram mempunyai cangkang berbentuk pipih dan berkapur, sekilas menyerupai batu karang. Meski memiliki tampilan yang kurang menarik, soal rasa kerang tiram sudah tidak diragukan lagi.

Saking enaknya, kerang tiram bisa langsung dimakan saat masih mentah. Di restoran seafood biasanya kerang tiram hanya diletakan di atas es batu, dan dilumuri perasan air lemon saja, agar kandungan nutrisi didalamnya terjaga.

Kerang bulu

Kalau dilihat dari tampilannya, jenis kerang satu ini mirip banget dengan kerang dara. Bedanya, kerang bulu punya cangkang bergaris dengan bulu-bulu halus berwarna hitam mengelilinginya.

Umumnya, jenis kerang ini diolah menjadi sup. Rasanya yang gurih, bikin sup kerang bulu jadi idaman. Namun, karena kerang bulu sedikit amis, disarankan merebusnya dengan irisan jahe untuk menghilangkan baunya.

Kerang hijau

Tidak sah jika jenis kerang satu ini tidak dimasukan kedalam daftar. Kerang hijau termasuk dalam salah satu jenis kerang paling populer di Indonesia. Sesuai namanya, kerang hijau punya cangkang memanjang berwarna hijau tua.

Kerang hijau umumnya dimasak bersama cangkangnya, lalu diberi saus-saus, misalnya saus lada hitam atau saus padang. Setelah diolah, kerang hijau punya tekstur empuk dan kenyal.

Kerang macan

Selanjutnya ada kerang macan. Sesuai dengan nama yang disematkan padanya, kerang satu ini punya motif cangkang seperti macan. Umumnya, jenis kerang macan mudah ditemukan di Pantai Utara dan Pantai Selatan Jawa.

bayangkan saja, meski tidak sepopuler jenis kerang lainnya, kelezatan kerang macan tidak hanya diakui masyarakat Indonesia, tetapi juga Eropa. Terbukti, kerang macan jadi salah satu komoditi ekspor Indonesia.

Kerang simping

Kerang simping punya bentuk cangkang pipih menyerupai kipas. Bagian dalamnya terasa padat dan kenyal. Daging kerang simping berwarna putih, berbentuk bulat, dan lembut.

Meski nama kerang ini masih cukup asing ditelinga, nyatanya kerang simping kaya akan protein dan rendah kalori, sehingga bikin kita cepat kenyang. Salah satu alasan kerang simping banyak digandrungi adalah kerang ini mudah dikupas.

Baca Juga: 7 Jenis Kerang Indonesia yang Punya Cita Rasa Lezat, Sudah Coba?
6 Kerang Laut Ini Aman Dikonsumsi dan Baik untuk Kesehatan

Kerang bambu

Di daftar terakhir ada kerang bambu. Jenis kerang ini menjadi primadona di berbagai restoran seafood di Indonesia. Tekstur kerang bambu cukup lembut dengan daging yang tebal. Kerang bambu juga punya cita rasa gurih dan manis yang menggugah selera.

Saking enaknya, banyak sekali olahan dari kerang bambu. Ada yang dikukus, ditumis, dipanggang, dicincang, atau hanya dicampurkan dengan salad.

Video Terkait