Kapal Pembawa Gandum dari Ukraina Berlayar ke Ethiopia

Tanaman gandum. (Pixabay/Candice Candice)

Editor: Putri - Senin, 15 Agustus 2022 | 14:45 WIB

Sariagri - Kapal sewaan PBB yang memuat gandum dari Ukraina berlayar dari pelabuhan Laut Hitam ke Ethiopia. Pengiriman gandum dan biji-bijian lainnya adalah sebuah program untuk membantu negara-negara yang menghadapi kelaparan.

Mengutip Radio Free Europe, Senin (15/8/2022), kapal berbendera Liberia itu berangkat dari pelabuhan Yuzhne di Ukraina, sebelah timur Odesa, pada 14 Agustus 2022. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Gubernur regional Maksym Marchenko. 

Kapal itu diperkirakan akan berlayar di Djibouti, di mana biji-bijian akan dibongkar dan dipindahkan ke Ethiopia di bawah inisiatif Program Pangan Dunia. Pembiayaan pengiriman gandum tersebut didanai dengan sumbangan dari Program Pangan Dunia, Badan Pembangunan Internasional AS dan beberapa donor swasta. 

Program Pangan Dunia mencatat, sebanyak 345 juta orang di 82 negara menghadapi kerawanan pangan akut. Sementara 50 juta orang di 45 negara berada di ambang kelaparan dan berisiko jatuh tanpa dukungan kemanusiaan.

Ukraina dan Rusia mencapai kesepakatan dengan Turki pada 22 Juli untuk memulai kembali pengiriman biji-bijian melalui Laut Hitam. Sebelumnya pengiriman gandum diblokade selama lima bulan yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Angkatan Laut Rusia memblokade pelabuhan di Ukraina, salah satu pengekspor gandum terbesar di dunia, di tengah invasi besar-besaran ke negara itu. 

Baca Juga: Kapal Pembawa Gandum dari Ukraina Berlayar ke Ethiopia
Ukraina Mulai Ekspor Gandum, Apakah Krisis Pangan Benar-Benar Usai?

Blokade tersebut memicu kekhawatiran akan kekurangan pangan global dan menyebabkan harga gandum meroket. Naiknya harga gandum memukul negara-negara miskin dengan keras. 

Ethiopia adalah salah satu dari lima negara yang PBB dianggap berisiko mengalami kelaparan massal. Belasan kapal gandum kini telah meninggalkan Ukraina sejak perjanjian antara Rusia-Ukraina pada 22 Juli.

Video Terkait