Duh! Gara-gara Makan Karedok, Puluhan Jemaat Gereja Keracunan

llustrasi beda gado-gado dan karedok. (Pixabay)

Penulis: Tatang Adhiwidharta, Editor: Dera - Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Sariagri - Puluhan jemaat gereja GPDI di Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupten Merangin, Jambi, mengalami keracunan. Diduga berasal dari makanan yang disantap usai melakukan kebaktian.

Salah seorang jemaat yang mengalami keracunan, Hadi, mengaku jika konsumsi yang diberikan gereja itu berupa makanan karedok. Makanan ini merupakan khas Sunda yang terbuat dari bahan-bahan sayuran mentah, antara lain mentimun, tauge, kacang panjang dan lain-lain.

"Konsumsi itu diberikan setelah kebaktian selesai pada malam Kamis," ujarnya Hadi.

Seusai menyantap makan tersebut, jemaat pun pulang ke rumah masing-masing. Namun, setelah beberapa jam kemudian, dirinya dan anak cucunya merasa ada yang aneh, perut terasa mual, pusing disertai rasa lemas.

"Isi perut keluar, selanjutnya pada pagi harinya anak dan cucu saya di bawa ke Puskesmas untuk dilakukan perawatan medis," papar Hadi.

Ia juga menambahkan, ternyata bukan cuma keluarganya saja yang mengalami keracunan. Bahkan, terdapat anggota jemaat yang lain ikut mengalami hal yang serupa.

Baca Juga: Duh! Gara-gara Makan Karedok, Puluhan Jemaat Gereja Keracunan
Hati-hati Keracunan Makanan Akibat Bakteri Staphylococcus

Itu diketahui setelah dia berkomunikasi dengan dan saling bertemu dengan sejumlah jemaat di Puskemas.

"Ya ada sekitar 30 orang yang keracunan. Tadi yang dirawat di Puskesmas Tambang Emas ada sekitar 13 orang, yang lainnya lagi dirawat di Puskesmas Meranti," imbuh Hadi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tambang Emas Agie membenarkan adanya warga mengalami keracunan.

"Ya pak, dari gejalanya pasien tersebut keracunan makanan. Namun, usai kita rawat mereka sudah diperbolehkan pulang," pungkasnya.

Video Terkait