Pemerintah Sebut Sorgum Sebagai Sumber Pangan Masa Depan

Petani Jombang bersiap panen Sorgum (SariAgri/Arief L)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Sariagri - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan sorgum sebagai sumber pangan masa depan karena dapat diolah menjadi berbagai macam produk pangan dengan rasa lezat. 

Moeldoko mengatakan hal itu saat menyaksikan pembuatan dan mencicipi berbagai olahan makanan berbahan dasar sorgum, yang merupakan hasil kreasi siswa SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

"Semua makanan ini diolah dari sorgum. Saya sudah cicipi semua, rasanya enak dan lezat. Sudah, mulai sekarang pindah ke sorgum. Jangan ragu-ragu lagi. Sorgum jawaban sumber pangan masa depan," kata Moeldoko dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, (13/8).

Pada kesempatan yang sama, dia juga mencicipi berbagai kuliner berbahan dasar sorgum, mulai dari kue, nasi goreng, bubur sumsum, hingga jajanan ringan seperti pisang goreng dan bakwan. "Ada hal menarik. Untuk pisang goreng, ternyata crispy-nya??????? lebih tinggi dan gurih," tambahnya.

Ia menyebutkan bahwa kandungan sorgum lebih sehat, apalagi jika dikonsumsi oleh masyarakat yang sedang melakukan diet, karena kandungan karbohidrat, kalori, dan gula dalam sorgum cukup rendah.

Baca Juga: Pemerintah Sebut Sorgum Sebagai Sumber Pangan Masa Depan
Pekan Pangan Lokal: Populerkan Olahan Kreatif dari Sorgum dan Kopi Flores

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu menegaskan Pemerintah Indonesia saat ini mendorong pemanfaatan sorgum sebagai alternatif pangan dan pengganti gandum. Upaya itu untuk mencukupi pangan dalam negeri, terlebih harga gandum mengalami kenaikan karena dampak perang Rusia dan Ukraina.

Moeldoko mengungkapkan, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mulai mengembangkan 15 ribu hektare tanaman sorgum. Di 2023, pengembangan sorgum akan terus diperluas dari 40 ribu hektare menjadi 50 ribu hektare.

"Saat ini Pemerintah sedang menyiapkan ekosistemnya agar masyarakat tertarik menanam sorgum," pungkasnya.

Video Terkait