Daftar 10 Sup Terenak di Dunia, 2 Diantaranya Makanan Asli Indonesia Loh!

Ilustrasi rawon (Istimewa)

Editor: Tanti Malasari - Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:15 WIB

Sariagri - Sup adalah salah satu menu masakan yang hampir dimiliki oleh hampir semua negara. Bahkan sajian ini dikenal sebagai hidangan yang paling populer di dunia. Rasa dari supnya sendiri bisa berbeda-beda, tergantung dari negara dimana ia berasal.

Semua jenis sup ini sangat nikmat disantap, apalagi ketika hujan atau musim dingin tiba. Rasa yang nikmat dan menghangatkan perut membuatnya menjadi banyak digemari oleh siapapun.

Dilansir dari Taste Atlas, berikut 10 sup terenak dan terpopuler di dunia yang wajib Sobat Agri ketahui. Dua diantaranya dari negara sendiri loh, yuk simak sama-sama!

10 sup terenak di dunia yang wajib diketahui

1. Khao Soi

Secara harafiah khao shoi berarti 'cut rice' atau beras potong. Hidangan ini berasal dari Thailand Utara, yaitu semangkuk mie berkuah santan berbumbu kari ini menjadi ikon jajanan kaki lima daerah tersebut. Berdasarkan catatan sejarah sajian ini terinspirasi dari hidangan India, Khow Suey.

Untuk proses pembuatannya sedikit berbeda dari mie biasa karena mie yang disajikan dalam Khao Soi ini, terbuat dari mie potong. Adonan mie beras direbus dengan kain lalu digulung dan dipotong dengan gunting. Setelah itu mie disiram kuah santan dengan berbagai isian lezat.

2. Sinigang

Sinigang adalah masakan berkuah khas negara Filipina, yang dianggap sebagai salah satu makanan nasional di negara asalnya. Menu ini berbahan dasar daging yang kemudian dimasak dengan kuah sup dengan rasa pedas dan asam.

Rasa asam ini bisa berasal dari asam jawa, jambu biji, jeruk kalamansi, mangga muda, dan lain sebagainya. Meski bahan utamanya adalah daging, sinigang juga bisa digantikan dengan makanan laut seperti ikan, udang, cumi dan sebagainya.

3. Tom yum

Sup terenak yang ketiga adalah Tom Yam dari Thailand. Nama sup ini sudah terkenal hingga seluruh penjuru dunia. Pada dasarnya tom yum adalah sajian sup pedas dan asam yang disajikan dengan berbagai macam seafood, seperti ikan kakap, cumi, dan udang.

Sementara kuahnya dibuat dari bahan-bahan segar seperti serai, daun jeruk purut, lengkuas, air jeruk nipis, kecap ikan dan bubuk cabai. Kuahnya juga ada dua versi, tom yam dengan santan (Tom Yam Gung Nam Kohn) atau tanpa santan (Tom Yam Gung Nam Sai) untuk versi kuah bening. Meski begitu keduanya sama-sama memiliki paduan rasa asam, gurih, pedas dan sedikit manis.

4. Tom kha gai

Selain ketiga sajian diatas, ada juga tom kha gai atau tom kha kai yang termasuk dalam sup terenak di dunia. Makanan berkuah ini merupakan salah satu kuliner khas Negeri Gajah Putih.

Sajian ini berupa sup pedas asam panas dengan kuah santan. Namun karena kuah santannya tidak terlalu pekat sehingga memberikan citarasa gurih yang menyegarkan, tak heran kuliner ini sangat banyak digemari.

5. Gulai

Gulai atau disebut gule merupakan khas Indonesia, berbahan baku daging ayam, aneka ikan, kambing, sapi, jeroan, atau sayuran seperti nangka muda dan daun singkong. Makanan ini kemudian diolah dalam kuah bumbu rempah yang bercita rasa gurih yang berasal dari Sumatera, Indonesia.

Ciri khas gulai adalah bumbunya yang kaya rempah antara lain kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis dan jintan yang dihaluskan, dicampur, kemudian dimasak dalam santan.

6. Bulalo

Bulalo merupakan sup kaldu gurih tradisional yang berasal dari Filipina. Tak seperti sup daging lainnya, bulalo tidak menggunakan daging di dalamnya, tetapi hanya daging yang menyelip di antara tulang-tulang sumsum sapi.

Bahan-bahannya terdiri dari tulang sumsum sapi, tulang sapi, bawang merah, bawang putih, lada, garam, cuka putih, dan suka atau cuka bawang putih. Sebagai isiannya, sup ini diisi dengan potongan sayuran seperti bok choy, telur dan labu siam kecil, dan jagung manis.

7. Rawon

Rawon adalah masakan Indonesia berbahan daging. Di luar negeri, rawon disebut sebagai black soup, karena disajikan dengan kuah hitam dan campuran bumbu khas yang menggunakan kluwek. Biasanya daging yang dipakai berukuran kecil-kecil, utamanya adalah bagian sandung lamur.

Bumbu sendiri terdiri dari campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, kemiri, serai, kunir, cabai, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Kemudian bumbu ini dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging.

8. Tinolang Manok

Tinola in Tagalog and Cebuano adalah hidangan berbahan dasar sup yang berfungsi sebagai hidangan pembuka yang khas di negara Filipina. Sajian ini biasanya dimasak dengan ayam, pepaya, dan daun Labuyo Labuyo Siling dalam kaldu yang dibumbui dengan jahe, bawang.

9. Pho

Pho adalah masakan mi sapi yang berasal dari Vietnam, kemudian menyebar ke selatan hingga ke Kota Ho Chi Minh dan ke seluruh dunia. Mi ini kemudian ditambahkan dengan tauge dan irisan daging ayam atau irisan tipis daging sapi (bisa mentah atau matang).

Sebelum dihidangkan, di atas mi ditaburkan irisan daun bawang, daun ketumbar, atau bawang bombay sebagai penyedap. Kuah kaldunya dibuat dengan cara menggodok potongan besar daging sapi, tulang sapi, atau buntut sapi dengan menambahkan rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, dan bunga lawang.

Baca Juga: Daftar 10 Sup Terenak di Dunia, 2 Diantaranya Makanan Asli Indonesia Loh!
Mengenal Keju Bata, Keju Terlezat untuk Toping Pizza

10. Laksa

Laksa adalah makanan berjenis mie yang berasal dari Malaysia. Mie ini dilengkapi dengan kuah gurih dan pedas. Pada dasarnya makanan ini merupakan kebudayaan Peranakan, yang digabung dengan elemen Tionghoa dan Melayu.

Jenisnya sendiri ada beberapa, namun yang paling dikenal adalah yang berjenis Laksa Penang, bentuk mienya bulat putih dan sedikit tebal.

Video Terkait