Pangan Lokal Bisa Lepaskan Indonesia dari Ketergantungan Impor

Tanaman sorgum di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Antara/Nikolas Panama)

Editor: Yoyok - Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Penyediaan pangan lokal seperti sorgum, bisa melepaskan Indonesia dari ketergantungan produk pangan impor. Untuk itu, Indonesia bisa mencontoh Jepang dan Korea yang cinta produk dalam negeri.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, mengatakan terdapat dua langkah yang dilakukan untuk menghadapi ancaman krisis pangan dunia yaitu memantapkan kapasitas produksi dari tanaman pangan lokal dan juga melakukan diversifikasi produksi dan konsumsi tanaman pangan lokal.

"Jepang, Korea itu kuat karena cinta produksinya. Jangan membeli produk orang lain. Belilah produk-produk petani kita," kata Suwandi di Jakarta, Kamis (11/8).

Indonesia saat ini bergantung pada impor gandum dari luar negeri yang diolah menjadi mie dan roti sebagai alternatif pangan pokok utama yaitu masyarakat yaitu nasi. Untuk itu, beragam tanaman pangan lokal yang berpotensi menjadi pengganti gandum antara lain singkong, sorgum, sagu, ubi jalar, talas, dan lainnya.

Kementerian Pertanian saat ini tengah menggencarkan perluasan produksi sorgum karena memiliki kemiripan yang paling dekat dengan gandum. Selain itu, sorgum juga mudah dibudidayakan pada lahan yang tidak subur, bahkan tandus. Sorgum juga masih satu kerabat dengan gandum dalam penamaan ilmiah.

"Kelebihan sorgum adalah sekali tanam bisa dikepras dua kali. Artinya, setahun bisa tiga kali panen dengan sekali masa tanam," katanya.

Penyuluh Pertanian Lapang Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Esti Fauziah menambahkan sorgum tidak memerlukan persiapan banyak sebelum ditanam. "Bahkan di tanah berbatu saja sorgum bisa tumbuh dengan baik. Tidak seperti tanaman padi yang memerlukan air banyak, memerlukan olah tanah,” kata dia.

Baca Juga: Pangan Lokal Bisa Lepaskan Indonesia dari Ketergantungan Impor
Selain Untuk Bahan Pangan, Ini Manfaat Sorgum yang Jarang Diketahui

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, sebaran lahan tanaman sorgum banyak berada di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat dengan produktivitas berkisar 3 hingga 4 ton per hektare.

Sementara di Jawa Tengah dan Jawa Timur produktivitasnya mencapai 4 hingga 5 ton per hektare. Total luas lahan sorgum di seluruh wilayah mencapai sekitar 15 ribu hektare.

Video Terkait