Mengenal Keju Bata, Keju Terlezat untuk Toping Pizza

Ilustrasi pizza dengan toping keju bata. (pixabay)

Editor: Dera - Sabtu, 6 Agustus 2022 | 04:00 WIB

Sariagri -  Keju bata (brick cheese) merupakan keju buatan Wisconsin yang dikenal paling enak untuk membuat pizza. Bentuknya dibuat seperti potongan batu bata dan proses pembuatannya mirip dengan keju cheddar.

Keju bata memiliki rasa yang sedikit pedas, semacam persilangan antara cheddar dan limburger. Warnanya kuning pucat dengan kulit berwarna oranye.

Keju bata yang lebih muda biasanya memiliki rasa manis, ringan, bersahaja, dan cepat meleleh. Sedangkan varietas yang lebih tua memiliki rasa pedas, dan aroma yang tajam.

Mengutip the spruce eats, keju bata pertama kali dibuat oleh John jossi pada tahun 1877 dimana proses pembuatannya mirip dengan keju cheddar putih Amerika. Keju bata asli biasanya dilumuri dengan bakteri Corynebacterium dan Arthrobacter untuk mengembangkan rasa yang lebih kuat.

Proses Pembuatan Keju Bata

Keju bata dibuat dengan memanaskan susu mentah hingga 72 derajat celsius. Susu kemudian didinginkan hingga suhunya turun menjadi 32 derajat celsius sebelum disimpan ke dalam tong baja terbuka.

Di dalam tong baja kultur bakteri starter ditambahkan untuk memulai proses fermentasi, di mana bakteri tersebut akan mengonsumsi laktosa, atau gula susu dan menghasilkan asam laktat.

Proses selanjutnya adalah pemberian rennet yang mengandung enzim dan memicu penggumpalan protein susu, sehingga memisahkannya dari cairan whey dan membentuk dadih.

Dadih yang terbentuk kemudian dimasak selama sekitar 40 menit untuk membantu memadatkan keju dan meningkatkan keasaman. Setelah itu dadih dimasukkan ke dalam cetakan persegi panjang berlubang yang ditekan untuk memeras whey.

Secara tradisional, pengepresan dadih dilakukan dengan batu bata semalaman, sebab itu keju ini dinamai keju bata. Setelah ditekan semalaman, keju yang telah terbentuk dimasukkan ke dalam larutan air garam selama 12 jam, sebelum dipindahkan ke ruang penuaan dengan suhu sekitar 21 derajat celsius.

Setelah sekitar satu minggu, keju masuk ke ruang penuaan dingin, dimana keju disimpan selama satu minggu hingga beberapa bulan. Keju bata yang paling lama berumur sekitar 5 bulan, dan keju bata dengan kematangan sedang berumur sekitar dua bulan.

Baca Juga: Mengenal Keju Bata, Keju Terlezat untuk Toping Pizza
Mengenal Sulguni, Keju Lezat yang Jarang Diketahui Orang

Terakhir, keju dibungkus dengan kertas timah untuk melindungi keju dan mempertahankan aromanya. Saat keju bata matang, rasa ringan dan manis keju berubah menjadi pedas dan tajam.

Sajikan keju bata dengan makaroni, acar sayuran atau pizza karena keju bata dapat meleleh dengan baik. Keju bata muda juga cocok untuk digunakan untuk membuat sandwich keju panggang, atau hanya sandwich pada umumnya. 

Video Terkait