Kisah Haru Nenek 91 Tahun yang Berjualan Teh Guna Penuhi Kebutuhan Hidup

Ilustrasi teh (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tanti Malasari - Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Sariagri - Ketika seseorang memasuki usia senja, umumnya tenaga dalam tubuh akan jauh menurun. Sehingga tak sedikit dari mereka para orang tua yang sudah lanjut usia, menghabiskan waktunya hanya dengan beristirahat di rumah.

Namun, ternyata hal ini tidak bisa disamaratakan. Pasalnya, meski sudah memasuki usia senja, masih banyak lansia yang masih giat bekerja mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hidup.

Seperti halnya dengan kisah nenek berusia 91 tahun asal Kerala, India. Wanita tua bernama Thangamma ini, terpaksa harus memenuhi kebutuhan hidupnya dengan membuka usaha kedai teh setelah sebelumnya mengalami kerugian besar akibat kecelakaan.

Pasca kecelakaan, nenek itu harus memulai hidupnya dari awal lagi. Pasalnya, usai tragedi ecelakaan itu, wanita ini tidak memiliki tanah atas nama dirinya atau rumah sebagai tempat untuk berteduh. Tak ingin merepotkan orang lain, Thangamma pun akhirnya memutuskan untuk membuka kedai teh kecil yang kini sudah dijalani selama kurang lebih 17 tahun.

Mengutip dari Timesnownews, Thangamma setiap harinya menyiapkan diri untuk membuka kedai teh miliknya sejak pukul 5 pagi. Putrinya yang berusia 68 tahun pun ikut membantu mempersiapkan kebutuhan kedai. Ketika semua jualannya terjual habis pada malam hari, mereka akan menutup kedai itu.

"Dengan uang yang kami peroleh di siang hari, pertama-tama kami harus membayar susu dan kemudian untuk persediaan yang kami beli dari toko. Begitulah cara kami menyambung hidup dari satu hari ke hari lainnya," ujarnya.

Alih-alih menggunakan susu sapi kemasan untuk membuat teh, Thangamma dan putrinya justru mendapatkan susu langsung dari sumbernya.

Baca Juga: Kisah Haru Nenek 91 Tahun yang Berjualan Teh Guna Penuhi Kebutuhan Hidup
Hati-hati! Minum Es Teh Jumbo Viral di Medsos, Ini Dampak Kesehatannya Menurut Ahli Gizi

Pihak Desa Panchayat pun sebenarnya telah mengalokasikan sejumlah uang bagi Thangamma membeli tanah dan membangun rumah. Namun, ia mengatakan bahwa uang itu tidak cukup untuk memiliki tempat tinggal sendiri.

Satu-satunya sumber pendapatan lainnya adalah uang pensiun petani. Namun, pendapatan itu semuanya habis untuk biaya pengobatan penyakit yang dideritanya.

Video Terkait