Peneliti Cina: Susu Babi Berpotensi Jadi Minuman Masa Depan

Ilustrasi susu. (Pixabay)

Editor: Dera - Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Lembaga penelitian hewan di Cina melakukan riset mengenai potensi susu babi bisa dikonsumsi manusia atau kemungkinan susu babi menjadi minuman masa depan.

"Susu babi telah mendapatkan banyak perhatian akhir-akhir ini,  kami sedang melakukan penelitian tentang itu," kata Tan Yongsong dari Institut Peternakan dan Kedokteran Hewan di Akademi Ilmu Pertanian Shanghai, kepala tim peneliti dalam sebuah wawancara.

Melansir Global Times, setelah dilakukan penelitian dan pengujian pendahuluan, susu babi berpotensi untuk dijadikan minuman sehari-hari di masa depan. Susu babi berwarna putih susu, tidak memiliki rasa atau bau khusus, mirip dengan susu sapi dan susu kambing.

Susu Babi Memiliki Gizi Tinggi

Penelitian pendahuluan tim menemukan bahwa susu babi memiliki nilai gizi tinggi. Adapun kandungan nutrisi di dalamnya meliputi energi, lemak, protein, laktosa, kalsium, natrium dan lainnya.

Beberapa indikator nutrisi mendekati atau bahkan melebihi susu sapi dan susu kambing, misalnya kandungan protein susu babi per 100 gram mencapai 17 gram, jauh lebih tinggi dari kandungan protein sapi atau kambing yang hanya 3 gram per 100 gram susu.

Indikator kuantitatif nutrisi susu babi tersebut kini sedang diuji. Informasi yang relevan menunjukkan bahwa, di antara makalah dan bahan yang diterbitkan di dunia, hanya sedikit peneliti yang pernah menghubungi penelitian tentang susu babi, dan sejauh ini belum ada pakar babi domestik yang melakukan penelitian komprehensif dan tematik tentang susu babi.

Baca Juga: Peneliti Cina: Susu Babi Berpotensi Jadi Minuman Masa Depan
Ini Bahayanya Jika Mengonsumsi Alkohol Ketika Menyusui



"Penelitian tentang susu babi baru saja dimulai, dan penelitiannya akan memakan waktu lebih lama. Tujuan dari penelitian kami adalah untuk memperkaya kehidupan warga, dan memenuhi kebutuhan kelompok konsumen yang berbeda," kata Tan.

Dia mengatakan tim peneliti saat ini menggunakan breed babi yang ada di Shanghai untuk penelitian, termasuk breed Meishan, Large White, American Landrace dan Duroc untuk penelitian susu babi.

 

Video Terkait