Spanyol Peringatkan Gelombang Panas Ancam Produksi Minyak Zaitun

Ilustrasi Minyak Zaitun (Pixabay)

Editor: Putri - Rabu, 3 Agustus 2022 | 23:00 WIB

Sariagri - Gelombang panas dan kurangnya curah hujan di Spanyol mengancam berkurangnya produksi minyak zaitun. Spanyol sendiri adalah eksportir utama minyak zaitun dunia.

"Jika tidak ada penurunan suhu atau hujan dalam beberapa minggu mendatang, panen zaitun tahun ini bisa jadi lebih rendah dari sebelumnya," kata Menteri Pertanian Luis Planas.

Mengutip The Guardian, Rabu (3/8/2022), Spanyol menyumbang hampir setengah dari produksi minyak zaitun global. Bersamaan dengan terganggunya pasokan minyak bunga matahari dari Ukraina, berarti harga minyak zaitun kemungkinan juga akan tinggi, kata Planas.

Harga minyak zaitun olahan di Jaén di Spanyol, naik 8,3 persen pada Juni dari tahun panen sebelumnya menjadi 327 Euro per 100 kg (Rp4,97 juta), menurut International Olive Council. Di Bari, Italia, harga minyak extra virgin rata-rata 419,7 Euro (Rp6,3 juta) per 100 kg.

Pasokan minyak zaitun terancam juga karena negara penghasil zaitun lainnya, Italia, mengalami kekeringan terburuk dalam 70 tahun. Sumber pasar menunjukkan produksi minyak zaitun Italia bisa 20-30 persen lebih rendah dari tahun lalu. Kekeringan juga diperkirakan akan menyebabkan penurunan panen aprikot, persik, dan pir.

Cuaca panas di sebagian besar Eropa juga mengancam mengganggu produksi biji-bijian, pada saat harga pangan global mendekati tingkat rekor sebagai akibat dari invasi Rusia ke Ukraina.

Baca Juga: Spanyol Peringatkan Gelombang Panas Ancam Produksi Minyak Zaitun
Berpotensi Besar, Pakistan dan Cina Dapat Lakukan Kerja sama Zaitun

Menteri Pertanian Spanyol memperkirakan produksi biji-bijian Spanyol secara keseluruhan termasuk jagung, gandum, dan jelai dapat turun 13 persen tahun ini, menjadi 17,5 juta ton. 

Ukraina dan Rusia mencapai kesepakatan yang didukung PBB pada akhir Juli untuk mengizinkan ekspor jutaan ton biji-bijian dari pelabuhan Laut Hitam. Hal tersebut diyakini dapat membantu menurunkan harga pangan dan mencegah ancaman krisis pangan yang dahsyat.

Video Terkait