Cina Keluarkan Larangan Impor 2.000 Produk Makanan Taiwan

Ilustrasi makanan kemasan. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Rabu, 3 Agustus 2022 | 13:45 WIB

Sariagri - Cina melarang impor 2.000 produk makanan Taiwan dan menangguhkan ekspor pasir alam. Hal tersebut dilakukan sebagai sikap atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan.

Sejak Senin 1 Juli 2022, ketika pejabat AS dan Taiwan mengonfirmasi kedatangan Pelosi untuk bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen, Administrasi Bea Cukai Cina menangguhkan impor lebih dari 2.000 dari sekitar 3.200 produk makanan yang diimpor dari Taiwan.

Impor yang ditangguhkan Cina mencakup 35 kategori termasuk ikan dan makanan laut, minyak nabati, buah jeruk, biskuit dan kue. Hal tersebut memukul produsen mi instan dan kecap Ve Wong dan Chi Mei, yang membuat makanan beku.

Administrasi bea cukai Cina mengumumkan penangguhan impor di situs webnya dengan menampilkan “impor yang ditangguhkan” untuk perusahaan-perusahaan Taiwan yang dikatakan gagal menyelesaikan pendaftaran di bawah aturan baru.

Pada awal 2021, Cina melarang impor nanas Taiwan, sebuah langkah yang dihadapi Taiwan dengan membuat kampanye viral "nanas kebebasan" dan "nanas demokrasi", membantu membuka pasar ekspor alternatif.

Baca Juga: Cina Keluarkan Larangan Impor 2.000 Produk Makanan Taiwan
Solusi Israel Hindari Krisis Pangan: Buat Peta Rantai Pasokan Makanan

Cina telah lama menjadi pasar ekspor penting untuk produk pertanian dan perikanan Taiwan. Total pengiriman tersebut sekitar 200 juta dolar AS per tahun, sebagian kecil dari keseluruhan ekspor Taiwan ke Cina.

Taiwan mengimpor 5,7 juta metrik ton pasir dan kerikil pada 2020, dengan lebih dari 90 persen berasal dari Cina. Taiwan mengalami kekurangan pasir di saat pertumbuhan ekonomi yang cepat, karena berusaha untuk membatasi penambangan pasir di sungai-sungainya untuk membatasi kerusakan pada lingkungan.

Video Terkait