Studi Baru Tunjukkan Nangka Bisa Jadi Tanaman Pangan Masa Depan

Buah nangka. (Foto: Wikimedia Commons)

Penulis: Putri, Editor: M Kautsar - Senin, 1 Agustus 2022 | 22:45 WIB

Sariagri - Dampak perubahan iklim terhadap dunia pertanian menjadi tantangan tersendiri bagi para ilmuwan. Para ilmuwan terus berusaha untuk mengembangkan tanaman yang tahan terhadap perubahan cuaca dan layak dianggap sebagai sumber pangan masa depan. Salah satu tanaman tersebut adalah nangka yang dianggap sangat toleran terhadap kekeringan dan suhu yang panas.

Nangka banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Afrika, Asia, dan/atau Amerika Selatan. Tanaman ini digolongkan sebagai 'orphan crops' yakni tanaman yang tidak diperdagangkan secara internasional. Sehingga cenderung kurang mendapat perhatian dalam hal penelitian, pelatihan dan penyuluhan pertanian. 

Mengutip foodinsight.org, Senin (1/8/2022), nangka memiliki kemampuan beradaptasi khusus untuk tumbuh di lingkungan yang sangat keras, seperti di Afrika.

Daya tahan seperti itu sangat penting bagi petani untuk meningkatkan hasil dan pendapatan mereka saat suhu global meningkat akibat perubahan iklim, kata Dr. Sunil Kumar Sahu, Ilmuwan yang berbasis di Shenzhen di BGI-Research dan Manajer Internal Proyek the African Orphan Crops Consortium (AOCC).

Dr. Sunil menjelaskan bahwa AOCC berencana untuk mengurutkan 101 spesies 'orphan crops' yang sering diabaikan dan tidak dimanfaatkan sesuai potensinya untuk memerangi kelaparan.

"Kami memilih tanaman ini berdasarkan nilai nutrisi, produktivitas, dan fitur adaptifnya. Sejauh ini, kami telah mengurutkan lebih dari sepuluh 'orphan crops', termasuk terong, sukun, kelor dan nangka," ujarnya.

AOCC mengidentifikasi gen yang sangat toleran terhadap suhu tinggi, ketersediaan air yang rendah, dan salinitas tinggi namun mampu memberikan nutrisi yang sangat baik. Dr Sunil mengungkapkan bahwa nangka memiliki kandungan pati yang tinggi, sehingga penting untuk dikembangkan di masa depan.

Baca Juga: Studi Baru Tunjukkan Nangka Bisa Jadi Tanaman Pangan Masa Depan
Wajib Dicoba! 4 Buah Ini Dapat Membantu Membentuk Otot



Hasil pengurutan gen nangka oleh AOCC mengidentifikasi ekspansi besar-besaran gen yang terkait dengan metabolisme pati dan gula, yang menjelaskan mengapa buah-buahan ini sangat lengket, besar dan menyimpan banyak energi dan nutrisi.

Ia menjelaskan, nangka mengandung berbagai vitamin, dan protein. Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa nangka cocok untuk pra-diabetes dan penderita diabetes, tambah Dr. Sunil.

Selain itu, Dr. Sunil menambahkan bahwa nangka adalah salah satu buah atau sayuran terbesar di dunia dan memiliki keunikan. Nangka merupakan buah yang bisa langsung dimakan saat matang dan bisa dimasak menjadi sayuran saat masih mentah.

Negara seperti Afrika dan banyak negara Asia, termasuk India dan Indonesia, mengolah nangka mentah menjadi menu makanan. Bahkan di negara-negara barat, nangka mentah yang dimasak dikenal juga sebagai 'pulled pork' atau 'babi suwir' versi vegan karena rasanya mirip dengan daging. 

Video Terkait