5 Jenis Minyak yang Cocok Menjadi Pengganti Minyak Sayur

Ilustrasi - Minyak goreng. (Pxhere)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 13 Juli 2022 | 10:00 WIB

Sariagri - Untuk memasak biasanya menggunakan minyak sayur atau yang lebih dikenal dengan minyak goreng. Namun penggunaan minyak berlebih bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kolesterol hingga penyakit jantung.

Sebetulnya minyak goreng tidak hanya satu jenis saja yang bisa digunakan untuk memasak. Perbedaan masing-masing jenis minyak goreng hanya pada umur simpan dan nilai gizinya. Agar masakan tetap sehat, penting untuk mengetahui jenis lemak digunakan.

Dilansir dari Eat This Not That, berikut jenis minyak pengganti minyak sayur:

1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa berasal dari kelapa yang diolah hingga mengeluarkan minyak. Minyak kelapa banyak digunakan untuk memasak. Lemak dari minyak kelapa lebih mudah diubah menjadi energi dibanding lemak lainnya. Dengan mengonsumsi minyak kelapa akan membantu meningkatkan metabolisme, menahan nafsu makan berlebih hingga membantu menurunkan berat badan.

2. Minyak Alpukat

Siapa sangka minyak alpukat bisa digunakan untuk memasak. Minyak jenis ini termasuk minyak serbaguna untuk menambah kelezatan pada makanan. Minyak alpukat tidak berasal dari biji melainkan buahnya. Minyak ini sangat bagus untuk kesehatan jantung, sebab memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mencegah kerusakan arteri pada penderita penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. 

3. Minyak Biji Labu

Minyak labu termasuk kaya akan vitamin A, K, E serta asam lemak omega 3 dan 6. Minyak biji labu memiliki warna hijau dan terasa sedikit gurih dan pedas. Minyak biji labu ini cocok digunakan untuk menumis dan memanggang. Bisa juga dicampur ke dalam salad, saus bahkan eskrim lho Sobat Agri.

Baca Juga: 5 Jenis Minyak yang Cocok Menjadi Pengganti Minyak Sayur
Meski Tinggi Lemak, 5 Makanan Ini Justru Baik untuk Kesehatan

4. Minyak Wijen

Minyak wijen kaya akan antioksidan yang memperlambat pertumbuhan dan memperbaiki kerusakan pada sel. Minyak wijen juga dikenal baik untuk menurunkan tekanan darah, gula darah serta memperbaiki kulit. Minyak ini mengandung 17 persen vitamin K yang sangat cocok untuk pertumbuhan tulang dan mencegah pembekuan darah.

5. Minyak Canola

Minyak canola mengandung lemak omega 6 dan 3 yang cukup seimbang. Minyak canola sering dijadikan sebagai pengganti minyak sayur untuk program diet. Asam lemak omega 3 dalam minyak canola berperan dalam pemeliharaan berat badan.Tak hanya itu, minyak canola sudah terbukti membantu melawan kanker, radang sendi dan asma. 

 

Video Terkait